Minggu, 08 Oktober 2017

Penjelasan Direct dan Indirect Speech (Reported Speech) + Contoh, LENGKAP!!!

Direct dan Indirect Speech merupakan materi grammar bahasa Inggris yang banyak diajarkan di jenjang SMP dan SMA. Direct dan Indirect Speech atau yang biasa disebut Reported Speech ini menjadi langganan bentuk soal yang sering keluar di UN baik untuk SMP dan SMA. Atas dasar begitu pentingnya materi Direct dan Indirect Speech ini, maka pada kesempatan kali ini Media Belajar Bahasa Inggris akan mencoba memberikan penjelasan mengenai direct dan inderct speech tersebut dengan lengkap beserta contoh dan penggunaanya. Semoga bermanfaat. Check this out!!!

Penjelasan Direct Speech, Penjelasan Indirect Speech, Penjelasan Reported Speech, Contoh Direct Speech, Contoh Indirect Speech, Contoh Reported Speech. | http://www.belajarbahasainggris.us
Penjelasan Direct dan Indirect Speech (Reported Speech) + Contoh, LENGKAP!!!

Direct dan Indirect Speech

Direct dan indirect speech bisa diartikan sebagai kalimat langsung dan tidak langsung. Pembahasaan kalimat langsung dan tidak langsung tentunya sudah akrab di telinga teman-teman sekalian, karena pembahasan tersebut sudah diajarkan di pelajaran Bahasa Indonesia. Pembahasan kalimat langsung dan tidak langsung dalam Bahasa Indonesia dan direct and indirect speech dalaam Bahasa Inggris sebenarnya tidak jauh berbeda. Namun, ketika kita merubah kalimat langsung menjadi kalimat tidak langsung dalam bahasa Inggris, ada beberapa hal yang mengalami perubahan diantaranya perubahan struktur kalimat, tensis, pronoun (kata ganti orang), keterangan waktu dan tempat (Adverbs of time and place). Sebelum melangkah jauh ke sub-pembahasan tersebut di atas, alangkah baiknya ada juga mengerti tentang apa yang dimaksud Reporting Speech dan Reported Speech.

Reporting Speech adalah bagian dalam kalimat direct speech yang di tandai oleh tanda petik (") dan di akhiri oleh tanda petik (").

  • He said, "I have a present for you in my bag."
  • He asked me, "why do you come late."

Sedangkan Reported Speech adalah baigan awal dari kalimat direct speech.
  • He said, "I have a present for you in my bag."
  • He asked me, "why do you come late."
Untuk itu, pada artikel ini penulis sengaja membagi beberpa sub-penjelasan mengenai direct dan indirect speech berdasakan perubahan-perbuahan di atas.

1. Perubahan Stuktur kalimat

Jika kita lihat pada kalimat direct speech, terdapat ciri-ciri yang identik yaitu terdapat tanda petik ("). Tada petik tersebut merupakan cara yang sering digunakan untuk membedakan mana yang direct atau yang indirect.

Ketika klimat direct speech tersebut dirubah menjadi kalimat indirect speech, tanda petik tersebut pun dihilangkan atau digantikan dengan kata "that" atau "to" (untuk kalimat perintah). Misalnya:

No Direct Speech Indirect Speech
01 He said, "I have a present for you in my bag." He said that he had a present for me in his bag.
02 He asked me, "why do you come late." He asked me why I came late.
03 He orderd me, "don't bring a bag." He ordered me to didn't bring a bag.

Perubahan struktur kalimat juga terjadi jika pada direct speech menggunakan kalimat tanya, maka akan dirubah menjadi kalimat afirmatif (berita).

Untuk kalimat direct speech yang menggunakan kalimat tanya "yes-no question" maka akan dirubah menjadi if/whether. Contohnya:

No Direct Speech Indirect Speech
01 They asked me, "Do you want to join us to play football?" They asked me if/whether I want to join them to play football.
02 He asked me, "Does she want to mary me?" He asked me if/whether she wants to mary her.

Untuk kalimat direct speech yang menggunakan 5W1H question (Why, Who, What, When, WHere, How), maka akan dirubah menjadi kalimat afirmatif dengan cara sebagai berikut:

No Direct Speech Indirect Speech
01 He asked me, "why do you come late?" He asked me why you came late.
02 He asked me, "what does she eat?" He asked me what she ate.
03 He asked me, "when did you come?" He asked me when I came.
04 He asked me, "who are you?" He asked me who I was.
05 He asked me, "who is she?" He asked me who she was.

2. Perubahan Tensis (Tenses)

Seperti yang dijelaskan dimuka, perbuahan dari direct ke indirect juga mempengaruhi tensis yang digunakan. Kebanyakan siswa sulit memahami perubahan yang satu ini. Untuk itu, penulis sengaja membuatkan tabel perubahan tensis agar mudah dimengerti.

Di bawah ini adalah tabel Perubahan Tenses dari direct speech ke indirect speech.

No Direct Speech Indirect Speech
01 Simple Present Simple Past
02 Present Continuous Past Continuous
03 Present Future Past Future
04 Present Perfect Past Perfect
05 Present Perfect Continuous Past Perfect Continuous
06 Simple Past Past Perfect
07 Past Continuous Past Perfect Continuous


Atau bisa lebih dipermudah dengan tabel berikut di bawah ini, yaitu:

No Direct Speech Indirect Speech
01 V1 (eat) V2 (ate)
02 V2 (ate) Had + V3 (had eaten)
03 Am/is/are Was/were
04 Do/does Did
05 Do/does not Did not
06 Did not Had not + V3
07 Was/were Had been
08 Am/is/are + V-ing Was/were + V-ing
09 Was/were +V-ing Had been + V-ing
10 Has/have + V3 Had + V3
11 Will/shall/can/may/must Would/should/could/might/had to
12 Could/might/should/would + V1/be Could/might/should/would + have+ V3/been


3. Perubahan Pronoun

Perubahan pronoun dan possessive tergantung kepada sabjek dan objek yang dipakai di direct speech (kalimat langsung) yang tentunya mempengaruhi perubahan pronoun pada indirect speech (kalimat tidak langsung).


  • Kata ganti orang pertama (I dan We) pada reporting speech (lihat penjelasan di awal) berubah sesuai subjek yang ada di reproted speech.
  • No Direct Speech Indirect Speech
    01 He said, ‘I am busy.’ He said that he was busy.
    02 She said, ‘I am unwell.’ She said that she was unwell.
    03 I said, ‘I will be late.’ I said that I would be late.
    04 They said, ‘We will not permit this.’ They said that they would not permit that.
    05 We said, ‘We need to buy some clothes.’ We said that we needed to buy some clothes.
  • Kata ganti orang kedua (You) di reporting speech pada direct speech berubah sesuai objek pada reported speech.
  • No Direct Speech Indirect Speech
    01 He said to me, ‘You have to come with me.’ He told me that I had to go with him.
    02 She said to me, ‘You can go.’ She told me that I could go.
    03 She said to him, ‘You can go.’ She told him that he could go.
  • Kata ganti orang ketiga (He, she, it dan they) pada direct speech tidak mengalami perubahan ketika dirubah ke indirect speech.
  • No Direct Speech Indirect Speech
    01 He said, ‘She is a good girl.’ He said that she was a good girl.
    02 She said, ‘They have invited us.’ She said that they had invited them.
    03 They said, ‘He does not have the necessary qualifications.’ They said that he did not have the necessary qualifications.

4. Perubahan Keterangan waktu dan tempat (Adverbs of time and place)

Tidak cuma itu, dalam perubahan dari direct speech ke indirect speech juga mempengaruhi adverbs khusunya adverb of time (keterangan waktu) dan adverb of place (keterangan tempat). Untuk itu anda wajib memahami tabel di bawah ini.


No Direct Speech Indirect Speech
01 Now Then
02 To day That day
03 Tomorrow The next day
The day after
The following day
A day later
04 Next ... The ... after
The following ...
05 Last ... The ... before
The Previous ...
06 ... ago ... before
... earlier
07 Yesterday The day before
The previous day
The preceeding day
08 The day before yesterday Two day before
09 Here There
10 This That
11 These Those

Di bawah ini adalah contoh-contoh direct dan indirect speech untuk menambah pemahaman mengenai penjelasan di atas.


Direct Speech Indirect Speech
(+) He said, “I have a present for you in my bag. here He said that he had a present for me in his bag there.
(-)

He said, “I do not have a present for you in my bag”


He said that he did not have a present for me in his bag.
(?)

He asked, “Do I have a present for you in my bag?”


He asked me if/whether he had a present for me in his bag.
(?)

He asked me, “ Why do I have to have a present for you in my bag?



 He asked me why he had to have a present for me in his bag.
(!)
He ordered/commanded me, “Bring my bag here now!”

He ordered/commanded me to bring his bag there then.
(!) He ordered me, “Don’t bring your bag here!” He ordered me not to bring my bag there.

Terima kasih sudah berkenan berkunjung dan membaca artikel grammar di atas tentang penjelasan Direct and Indirect Speech, semoga bisa bermanfaat dan bisa menjawab ketidak-tahuan pembaca tentang penggunannya. Tidak lupa, jika terdapat suatu kesalahan baik berupa penulisan maupun isi dari penjelasan di atas, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama. jangan lupa share (bagikan) artkel ini ke teman-teman lainnya juga ya. ^^English is Fun^^

Sumber : http://www.belajarbahasainggris.us/2012/04/penjelasan-direct-dan-indirect-speech.html
Baca Selengkapnya >>>

Legenda Ki Semar and Slamet Mountain Dalam Bahasa Inggris

Legenda Bahasa Inggris ~ Pada kesempatan kali ini akan melengkapi legenda yang ada di daerah Jawa Tengah yaitu legenda Ki Semar and Slamet Mountain beserta terjemahannya. Legenda ini sangat populer di daerah tegal, khususnya daerah di dekat pariwisata andalan kota tersebut, Guci. Yup, Legenda Ki Semar and Slamet Mountainbercerita tentang asal mula daerah yang sekarang di kenal Guci tersebut.

Siapa yang tidak tahu Guci, daerah wisata yang terletak 40 kilometer dari Kota Tegal tersebut menyuguhkan paket wisata alam yang tentunya menarik. Guci juga terkenal dengan pemandian air panasnya yang konon merupakan pemandian air panas dengan tingkat kadar belerang yang sedang, sehingga ikan pun bisa hidup dalam air tersebut. Nah di bawah ini adalah legenda yang menceritakan asal mula daerah Guci tersebut. Semoga bermanfaat. Check this out!!!


Ki Semar and Slamet Mountain

A long time ago, there was a mountain in central java, named Slamet Mountain. Slamet Mountain was very high, so high until it could reach the sky. People believed that men could take the stars if they climbed on top of the mountain. But no one dared to go there.


People were afraid that the gods would be angry if they took the stars. However, the beauty of the stars made some monkeys led by their king dared to go to the top of the mountain. They went there and tried take some stars.

Batara Guru, the leader of the gods, knew the monkeys intention. He quickly held a meeting to prevent the monkeys took some stars. He invited Batara Narada, Batara Brama, Batara Bayu, and others. In their meeting, Batara Narada had an idea how to stop the monkeys. They would ask Ki Semar to help them.

Ki Semar was actually one of the gods. But Ki Semar did not live in heaven. He lived on earth with his children; Gareng, Petruk, and Bagong. Ki Semar had a great supernatural power. He could cut the top of the mountain easily. But first, he wanted to give a lesson to the naughty monkeys, so they did not try to take some stars again. They had to be punished for trying to steal the stars. He then set a plan with his children to trap the monkeys.

Gareng then went to the top of the mountain. He had to attract the monkeys to go down by giving them some bananas. It worked! The monkeys followed Gareng. After the monkeys left the top of the mountain, Ki Semar immediately cut the top of the mountain then he threw the biggest part to Cirebon. It became Ceremai Mountain and the small parts became small mountains, like Clirit Mountain, Tapak Mountain, and others.

In the foothill, Petruk was ready with some hot water. He planned to pour the hot water over the monkeys. He waited for the monkeys but they never came to him. He did not know that while the monkeys chased Gareng, they met a giant dragon. The monkeys had a fight with the dragon. It was so terrible that both the monkeys and the dragon finally died.

Because of tired waiting for the monkeys, Petruk then left the place. He did not bring his hot water and left it there. People then named the place as Guci. It is about 50 kilometers from Tegal, Central Java. It is famous for its hot water.


Ki Semar and Slamet Mountain

Dahulu kala, terdapatlah sebuah gunung di Jawa Tengah bernama Gunung Slamet. Gungung Slamet sangatlah tinggi, saking tingginya sampai menyentuh langit. Masyarakat percaya bahwa orang bisa mengambil bintang-bintang jika mereka memanjat ke atas gunung. Tetpi tidak ada yang berani pergi kesana.

Orang-orang takut pada dewa-dewa yang akan marah jika mereka mengambil bintang. Tetapi kecantikan bintang-bintang membuat beberapa menyet yang dipimpin oleh raja mereka berani pergi ke puncak gunung. Mereka pergi kesana dan mencoba untuk mengambil beberapa bintang.

Batara Guru, pemimpin dewa-dewa, menengetahui niat monyet-monyet tersebut. Dia dengan cepat mengadakan sebuah pertemuan untuk mencegah monyet-monyet mengambil beberapa bintang. Dia mengundang Batara Narada, Batara Brama, Batara Bayu dan yang lain. Di pertemuan mereka, Batara Narada mempunayi sebuah ide untuk mengentikan monyet-monyet tersebut. Mereka akan meminta Ki Semar untuk menolongnya.

Ki Semar sebenarnya merupakan salah satu dewa-dewa tersebut. Tetapi Ki Semar tidak tinggal di surga. Dia tinggal di dunia bersama anak-anaknya; Gareng, Petruk, dan Bagong. Ki Semar memiliki kekuat supranatual yang besar. Dia bisa memotong puncak gunung dengan mudah. Tetapi pertam-tama, dia ingin memberi pelajaran terhadap monyet-monyet nakal tersebut, sehingga mereka tidak akan mencoba untuk mengabil bintang lagi. Mereka harus dihukum untuk mencoba mencuri bintang. Dia kemudian merancang seubah rencan bersama anaknya untuk menjebak monyet tersebut.

Gareng kemudian pergi ke puncak gunung. Dia harus menarik monyet-monyet untuk turun dengan memberinya beberapa pisang. Berhasil! Monyet-monyet tersebut mengikuti Gareng. Setelah monyet-monyet tersebut meninggalkan puncak gunung, Ki Semar langusng memotoon puncak gunung tersebut kemudian dia melempar bagian tersbasar ke Cirebon. Yang kemudan menjadi Gunung Ceremai dan bagian-bagian kecilnya menjadi gunung-gunung kecil seperti Gunung Clirit, Gungung Tapak, dan lainnya.

Di kaki gunung, Petruk sudah siap dengan air panasnya. Dia berencana untuk menyiram air panas tersebut pada monyet. Dia menunggu monyet-monyet tersebut tetapi mereka tidak pernah datang kepadanya. Petruk tidak mengethau ketika monyet-monyet tersebut mengejar Gareng, mereka menjumpai seekor naga besar. Monyet-monyet tersebut bekelahi dengan naga. Antra monyet-monyet dan sang naga akhirnya meninggal.

Karena lelah menunggu monyet-monyet, Petruk kemudain meninggalkan tempat tersebut. Dia tidak membawa air panasnya dan meninggalkannya di sana. Orang kemudain menamakan tempat tersbut Guci. Kira-kira 50 kilometers dari Tegal, Jawa Tengah. Tempat tersebut terkenal dengan air panasnya.

Terima kasih sudah berkenan membaca artikel penulis di atas tentang Legenda Bahasa Inggris Ki Semar dan Gunung Slamet beserta terjemahannya. Semoga sobat sekalian terhibur dan tentunya bermanfaat. Jika ada suatu kesalahan baik dari segi penulisan maupun bahasa atau pun isi jalan cerita, mohon kiranya kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama.

Sumber : http://www.belajarbahasainggris.us/2013/02/legenda-bahasa-inggris-ki-semar-and.html
Baca Selengkapnya >>>

Senin, 01 Desember 2014

Jawaban Tugas PKn 25 Nomer

1. Sifat Kodrat Manusia
              Pada hakikatnya sifat kodrat manusia terdiri atas :

Makhluk individu
                Adalah Manusia sebagai perseorangan memiliki sifat-sifat sendiri sebagai individu. Manusia sebagai individu adalah bersifat nyata, sebagai pribadi yang berupaya merealisasikan potensi pribadinya.

Makhluk Sosial
                Adalah Manusia selain sebagai individu perorangan, juga sebagai warga masyarakat (makhluk sosial). Manusia sebelum dilahirkan , pada waktu dilahirkan senantiasa hidup di dalam masyarakat (sebagai warga masyarakat). Ia tidak dapat merealisaikan potensinya hanya dengan dirinya sendiri. Manusia senantiasa membutuhkan manusia lainnya dalam masyarakat. Hal itu lebih jelas lagi bilamana dilihat pada kehidupan sehari-hari, seperti makan, minum memenuhi kebutuhan hidupnya, pengakuan, perlindungan terhadap hak dan kebutuhannya, senantiasa membutuhkan manusia lain dalam masyarakat.

2. Hak Asasi Manusia (HAM)
adalah seperangkat hak yang melekat pada manusia sebagai makhluk Tuhan
yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati, dijunjung
tinggi, dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi
kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia”

3. ekonomi : hak mendapat tunjangan hid up bagi orang miskin dan terlantar.
pribadi : kebebasan menyatakan pendapat.
sosial : hak mengembangkan budaya.
hukum : hak mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan.
politik : hak ikut serta dalam pemerintah.

4. Pertama,
dalam Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Kedua,
dalam ketetapan MPR (TAP MPR). Ketiga, dalam Undang-Undang. Keempat,
dalam peraturan pelaksanaan perundang-undangan seperti Peraturan Pemerintah,
Keputusan Presiden, dan peraturan pelaksanaan lainnya.

5. <=>Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya,berhak mendapatkan pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi ,seni dan budaya,demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia.

<=>Setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat bangsa dan negaranya..

Penjelasan=>

*Dalam pasal 28 C ini menitik beratkan pada pengembangan diri manusia dengan memenuhi kebutuhan dasarnya karena manusia dalam mempertahankan hidupnya mannusia tersebut harus memenuhi kebutuhan dirinya sendiri dan itu diatur dalam undang-undang serta dilindungi oleh pemertintah.Oleh sebab itu manusia didalam undang-undang diperbolehkan menuntut ilmu setinggi-tingginya untuk memperbaiki kehidupan dimasa depan karena memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan teknologi,seni dan budaya yang telah ia dapatkan dalam pendidikanya.

*Dan di ayat ini juga menjelaskan tentang kebebasan seseorang untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektiv untuk membangun bangsa dan negaranya, karena setiap manusia mampunyai kedudukan dan Hak yang sama untuk menjadi kepala Negara atau kepala pemerintahan atau yang lain dengan tujuan memajukan Negara yang dia cintai.

6. Pengadilan
HAM adalah peradilan khusus di lingkungan peradilan umum

7. 1. Pembungihangusan;
2. Pemusnahaan;
3. Perbudakan;
4. Pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa;
5. Perampasan kemerdekaan atau perampasan kemerdekaan fisik lain secara sewenang-wenang yang melanggar (asas-asas) ketentuan pokok hukum internasional.
6. Penyiksaan;
7. kehamilan, pemandulan atau sterilisasi secara paksa, atau bentuk-bentuk kekerasan seksual lain setara;
8. Penganiayaan terhadap kelompok tertentu atau perkumpulan yand didasari persamaan politik, ras, kebangsaan, etnis, budaya, agama, jenis kelamin atau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional.
9. Penghilangan orang secara paksa;
10. Kejahatan apartheid.

8.

9. ayat 2 : usha pertahanan & keamanan negara dilaksanakan melalui sistem dan keamanan rakyat semesta

10. Komnas HAM adalah lembaga mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian, penelitian, penyuluhan, pemantauan, dan mediasi hak asasi manusia.

11. Pada sistem ini (demokrasi terpimpin), kekuasaan terpusat dan berada
di tangan Presiden. Akibat dari sistem demokrasi terpimpin, Presiden melakukan
tindakan inkonstitusional, baik pada tataran suprastruktur politik maupun dalam
tataran infrastruktur politik

12. Undang-Undang Dasar Sementara Republik Indonesia [UUDS 1950], ialah konstitusi yg berlaku di negara Republik Indonesia sejak 17 Agustus 1950 sampai dikeluarkannya Dekrit Presiden 5 Juli 1959.

13. 1.    Alinea Pertama,

kalimat tersebut menunjukkan keteguhan dan kuatnya motivasi bangsa Indonesia untuk melawan penjajahan untuk merdeka, dengan demikian segala bentuk penjajahan haram hukumnya dan segera harus dienyahkan dari muka bumi ini karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusian dan keadilan.

2.    Alinea Kedua,

Kalimat tersebut membuktikan adanya penghargaan atas perjuangnan bangsa Indonesia selama ini dan menimbulkan kesadaran bahwa keadaan sekarang tidak dapat dipisahkan dengan keadaan kemarin dan langkah sekarang akan menentukan keadaan yang akan datang. Nilai-nilai yang tercermin dalam kalimat di atas adalah negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur hal ini perlu diwujudkan.

3.    Alinea Ketiga,

Pernyataan ini bukan saja menengaskan lagi apa yang menjadi motivasi riil dan materil bangsa Indonesia untuk menyatakan kemerdekaannya, tetapi juga menjadi keyakinan menjadi spritualnya, bahwa maksud dan tujuannya menyatakan kemerdekaannya atas berkah Allah Yang Maha Esa. Dengan demikian bangsa Indonesia mendambakan kehidupan yang berkesinambungan kehidupan materiil dan spritual, keseimbangan dunia dan akhirat.

4.    Alinea Keempat,

Dengan rumusan yang panjang dan padat ini pada aline keempat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 ini punya makna bahwa :

Negara Indonesia  mempunyai fungsi sekaligus tujuan, yaitu melindungi segenap bangsa Indonesia  dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,
Keharusan adanya Undang-Undang Dasar,
Adanya asas politik negara yaitu Republik yang berkedaulan rakyat,
adanya asas kerohanian negara, yaitu rumusan Pancasila, Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusian yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

14. a. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia;
b. Memajukan kesejahteraan umum;
c. Mencerdaskan kehidupan bangsa;
d. Ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan social

15. Pokok pikiran pertama: Negara melindungi segenap bangsa Indonesia
dan seluruh tumpah darah Indonesia dengan berdasar atas persatuan
dengan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pokok pikiran kedua: Negara hendak mewujudkan keadilan sosial
bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pokok Pikiran ketiga: Negara yang berkedaulatan rakyat, berdasarkan
atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan.

Pokok pikiran keempat: Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha
Esa menurut dasar Kemanusiaan yang adil dan beradab

16. Sentralisasi adalah pengaturan kewenangan dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat untuk mengurusi urusan rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa dan aspirasi dari rakyatnya dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia

17. A.NEGARA YANG MENGANUT SISTEM PEMERINTAHAN PARLEMENTER
1.    Inggris

2.      Prancis: (bukan parlementer resmi)

3.      India

4.      Pakistan : (parlementer kabinet)

5.      Kanada

6.      Jepang

7.      Belanda

8.      Australia

9.      Malaysia

B.NEGARA YANG MENGANUT SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL
1.    Negara Republik Indonesia (presidensial)

2.    Amerika serikat : (presidensial)

3.      Swiss
4. Cina
5. Filipina
6. Brazil
7. Argentina

18.

19. •      Dalam arti luas
Dalam arti luas, pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang
dilakukan oleh badan-badan legislatif, eksekutif, dan yudikatif di suatu
negara dalam rangka mencapai tujuan penyelenggaraan negara.
•             Dalam arti sempit
Dalam arti sempit, pemerintahan adalah perbuatan memerintah yang
dilakukan oleh badan eksekutif beserta jajarannya dalam rangka mencapai
tujuan penyelenggaraan negara.

20.
kewenangan dalam bidang politik luar negeri, pertahanan dan keamanan, peradilan, moneter dan fiskal, agama, serta kewenangan lainnya

21. 1. KOMNAS HAM
2. Pengadilan HAM
3. Lembaga Bantuan Hukum (LBH)
4. Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR)
5. Komisi Perlindungan Anak Indonesia
Beberapa Contoh LSM yang bergerak dalam penegakan HAM sebagai berikut :
1. KONTRAS (Komisi Untuk Orang Hilang dan Tindakan Kekerasan)
2. ELSAM ( Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat )
3. LPHSN ( Lembaga Penegakan Hukum dan Strategi Nasional )

22. 1.Permanen; artinya kedaulatan tetap ada selama negara yang bersangkutan tetap berdiri.
2.Asli; artinya kedaulatan tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi.
3.Bulat; artinya kedaulatan tidak dapat dibagi-bagi.
4.Tidak terbatas; artinya kedaulatan tidak dibatasi siapa pun. Apabila kedaulatan itu terbatas, ciri bahwa kedaulatan itu merupakan kekuasaan tertinggi akan lenyap.

23. Pada Daerah Provinsi, Perangkat Daerah terdiri atas Sekretariat Daerah, Dinas Daerah, dan Lembaga Teknis Daerah. Pada Daerah Kabupaten/Kota, Perangkat Daerah terdiri atas Sekretariat Daerah, Dinas Daerah, Lembaga Teknis Daerah, Kecamatan, dan Kelurahan.

24. Kekuasaan Konstitutif adalah menetapkan dan mengubah UUD yang dilaksanakan oleh MPR

25. Kekuasaan Eksekutif yaitu menyelanggarakan pemerintah negara yang dilaksanakan dan dipimpin oleh presiden.
Kekuasaan Legislatif yaitu membentuk Undang Undang yang dilaksanakan oleh DPR atas persetujuan bersama presiden.

Kekuasaan Yudikatif yaitu kekuasaan kehakiman yang merupakan kekuasaan yang merdekan untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakan hukum dan keadilan.
Baca Selengkapnya >>>

Rabu, 05 November 2014

Transportasi ke Sekolah Siswa Kelas X MIA 2 SMAN 1 Bawang Banjarnegara

No Nama Transportasi

1

Afni Maria Ulfa

Jalan kaki
2 Anastasia Evanjelita F.A Kendaraan umum
3 Ariq Afra Nadhif Jalan kaki
4 Arizha Riana Damayanti Kendaraan umum
5 Aulia Putri Andari Kendaraan umum
6 Ayu Larasati Kendaraan umum
7 Daisy Fitriana Putri Kendaraan pribadi
8 Dewi Nur Fatimah Kendaraan pribadi
9 Enjang Saputri Kendaraan umum
10 Esti Islamiati Kendaraan umum
11 Fadlillah Akhmad Kendaraan umum
12 Felisita Cantik Sapta Marliena Kendaraan umum
13 Fritzi Elian Alfawwaz Kendaraan umum
14 Hendy Setiawan Kendaraan umum
15 Khalida Zakiatun Nisa Kendaraan pribadi
16 Laila Muzdalifah Afifi Kendaraan pribadi
17 Linggar Maretva Cendani Kendaraan umum
18 Lukas Larasati Sukma Dewi Jalan kaki
19 Masreza Hari Darmawan Kendaraan umum
20 Muhammad Ainurrais Kendaraan umum
21 Najmah Nur Imani Jalan kaki
22 Neli Nur Rohmah Kendaraan umum
23 Nova Aninda Sri Wahana Anggrayeni Kendaraan pribadi
24 Noviarni Isnaeni Rahajeng Kendaraan umum
25 Retno Wahyuningtyas Kendaraan umum
26 Ririn Elfiana Kendaraan pribadi
27 Risalatul Mu'awanah Umar Kendaraan umum
28 Rizka Meidiana Kendaraan umum
29 Ronaldo Zulkarnain Fahmi Kendaraan umum
30 Sendy Prianggoro Kendaraan umum
31 Shafira Evita Ramadani Kendaraan pribadi
32 Siva Wulandari Kendaraan umum
33 Tri Septi Wahyuni Kendaraan pribadi
34 Tubagus Muhammad Rifai Kendaraan umum
35 Yanuar Aryadi Vegatama Kendaraan umum
36 Yestri Rusfidiantoni Kendaraan pribadi

NB: Hendy, Septi, dan Oni masih perkiraan karena belum dapat angketnya
Baca Selengkapnya >>>

Rabu, 08 Oktober 2014

Sejarah Tentang Terbentuknya Kepualuan Indonesia dan Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

ilmu arkeologi = bidang ilmu yg mengkaji bukti2 atau jejak tinggalan fisik, seperti lempeng artefak, monumen candi dan sebagainya.
ilmu geologi = berkenaan dengan pengkajian usia lapisan bumi.
biologi = berkenaan dengan kajian tentang ragam hayati (biodiversitas) makhluk hidup.

hubungan zaman sekarang dengan pra aksara=
1.kebiasaan memiara hewan seperti anjing dan kucing di lingkungan manusia modern perkotaan.
2.kebiasaan bertani merambah hutan dengan metode 'tebang lalu bakar' (slash and burn).

arti penting pembelajaran tentang sejarah kehidupan zaman praaksara
1.kesadaran akan asal usul manusia
2.semakin berbudaya seseorang atau kelompok masyarakat, semakin dalam pula kesadaran kolektifnya tentang asal usul dan penghargaan terhadap tradisi.
3.Kita bisa belajar banyak dari keberhasilan dan capaian prestasi terbaik dari pendahulu kita. Sebaliknya kita juga belajar dari kegagalan mereka yang telah menimbulkan malapetaka bagi dirinya atau bagi banya orang.

nilai terpenting pembelajaran sejaragh tentang  zaman pra aksara=
1.sebagai inspirasi untuk pengembangan nalar kehidupan
2.sebagai peringatan

teori Stephen Hawking Big Bang (Dentuman Besar)=alam semesta mulanya berbentuk gumpalan gas yang mengisi seluruh ruang jagad raya.

ilmu paleontologi membagi waktu geologi menjadi 6 tahap=
1. Azoikum (Yunani: a=tidak,zoon=hewan), yaitu zaman sebelum adanya kehidupan.
2. Paleozoikum yaitu zaman purba tertua. meninggalkan fosil flora dan fauna. berlangsung 350 juta tahun.
3. Mesozoikum yaitu zaman purba tengah. hewan mamalia, amfibi, burung, tumbuhan berbunga mulai ada. lamanya 140 juta tahun.
4. Neozoikum yaitu zaman purba baru. dimulai sejak 60 jt thl. terbagi menjadi 2 tahap=Tersier & Kuarter.

Sebagian wilayah kepulauan indonesia merupakan titik temu di antara tiga lempeng, yaitu lempeng eurasia di utara dan lempeng pasifik di timur

Subduksi=pergerakan lempeng ke atas
Obduksi=pergerakan lempeng ke bawah
Kolisi=tumbukan lempeng
Divergensi=tabrakan lempeng

Pada akhir masa Mesozoikum(65 jt thl) kegiatan tektonis itu menjadi sangat aktif menggerakan lempeng2 indo-australia, eurasia, dan pasifik. Kegiatan ini dikenal sebagai fase tektonis(orogenesa larami), sehingga menyebabkan daratan terpecah pecah.
Benua eurasia menjadi pulau2 yang terpiasah satu dengan lainya. sebagian diantaranya bergerak ke selatan membentuk pulau2 sumatra, jawa, kalimantan, sulawesi serta pulau2 di nusa tenggara barat adn kepulauan banda. Hal yang sama juga terjadi pada benua australia. sebagian pecahannya bergerak ke utara membentuk pulau2 timor, kepulauan nusa tenggara timur dan sebagian maluku tenggara.

Laut transgresi yaitu laut yang meluas karena naiknya permukaan air laut sehingga bagian-bagian daratan yang rendah tergenang air.
Baca Selengkapnya >>>

Selasa, 07 Oktober 2014

Pendidikan Agama Islam Tentang Sikap Menerapkan Asmaul Husna



Baca Selengkapnya >>>

Cerita Cekak Lan Pawarta Bahasa Jawa Kelas X Semester 1

Cerkak iku cerita gancaran kang ngadhut prastawa kang ora dowo lan ora akeh alur ceritane. Nang boso Indonesia cerkak iku disebut cerita pendek (cerpen).

Ciri ciri cerkak :

  1. critane ringkes
  2. gegayutan karo lelakune manungso
  3. alur cerita dumadi saka wiwitan, dredah, ngrampungake perkara


Unsur intrinsik cerkak :

  1. Tema : gagasan penting sajroning cerito
  2. Alur / plot : yaiku lelakone para paraga wiwit lekas nganti pungkas
  3. Penokohan : yaiku nerangake watak wantune (karakter) para paraga
  4. Latar / seting : ngrembug papan, wektu lan swasana jroning cerito
  5. Amanat : yaiku piwelinge  panganggit marang kang maca cerito iku



Pertama-tama akan saya jelaskan unsur intristik dalam cerita jawa, yang terdiri dari :
1. Plot/alur cerita : yaiku reroncening kedadeyan kang dironce lan direngka kang mernani lakuning crita. ana alur maju, sorot balik, lan campuran
2. watak : Kualitas nalar lan jiwa tokoh, le mbedakke karo paraga liyane.
3. penokohan : Kalungguhne paraga nang njroning crita. ana paragraf punjer/sentral : Protagonis lan Antagonis, lan paraga ngisoran/tokoh bawahan
4. point of view / sudut pandang : Kalungguhane pengarang nang njroning crito.
5. setting : waktu lan kahanan kadadeyan njroning crita
6. amanat : gagasan/pesan sing pengin dikandhaake pengarang marang kang maca.



Pawarta

Prastawa kang kadadean ing sekitare kita iku kalebu pawarta. Pawarta yaiku palapuran ngenani kadadean kang mentas bae dumadi utawa sywe kadadean. Pawarta kang becik iku asipat anyar, aktuwal, fakta, wigati, lan narik kawigaten.
1. Faktuwal                          : nyata, genah ana kadadean
2. Aktuwal                           : wektu kang pas
3. Wigati                              : dadi kawigatene wong akeh
4. Narik kawigaten              : bisa njalari pawongan kang maca

Sajroning pawarta ana pokok-pokok isi kang kudu dilapurake, yaiku kanthi mangsuli pitakonan apa, sapa, ing ngendi, kapan, genea utawa kenangapa, lan kepriye, kang sinebut rumus 5W + 1H (what, when, who,where,why, lan how)

1.what (apa), ateges masalah utawa bab kang didadekake pawarta
2.when (kapan), ateges wektu prastawa iku kadadean
3.where (ing ngendi), ateges papan panggonan kadadean prastawa
4.who (sapa), ateges paraga kang nindakake prastawa mau
5.why (kenangapa), ateges sebabe prastawa mau kadadean
6.how (kepriye,pira), ateges proses kadadean prastawa



Pawarta / Berita
Kedadeyan kang nembe dumadi ana ing sawijining papan panggonan kang isih dadi rerasaning wong akeh.

tuladha mediya pawarta:
TV, Radio, kalawarti= koran, ariwarti= majalah

Unsur - unsur pawarta

  • apa
  • sapa
  • kapan
  • nengndi
  • kepriye
  • kena apa


Sifat pawarta

  1. aktual
  2. faktual
  3. cekak aos
  4. narik kawigaten = menarik perhatian
  5. unik
  6. jangkep




PAWARTA
Pawarta minangka prastawa kang diwartakake. Pawarta iku bisa arupa lesan apadene tulisan. Lesan ateges pawarta iku bisa diwartakake dening wong liya kanggo pamiyarsa lumantar swara. Tulisan pawarta iku lumrahe kapacak ana ariwarti, kalawarti.
Perangan kang nemtokake bobot biji pawarta yaiku :
1. Aktualitas
2. Sesambungan karo papan kedadean
3. Sesambungan karo unsur-unsur kang ketut ing sakjrone kedadean
4. Sesambungan karo pagaweyan pamaca/ pamiyarsa
5. Ganepe Pawarta.
Saya akeh gunane pawarta kuwi tumrap pawongan, saya mundhak dhuwur biji pawarta kuwi tumrap dheweke.

Para siswa kang kulina ngrungokake pawarta basa jawa mesthine bisa tambah wawasan lan pangertene marang ukara basa jawa. Kang perlu digatekake nalika ngrungokake pawarta utawa informasi yaiku:
a. mangerteni kanthi cetha masalah kang disampekake
b. mbedakake informasi kang penting lan ora penting
c. nyathet informasi sing bener lan premathi

Sak bubare para siswa ngrungokake pawarta diajab para siswa bisa gawe simpulan saka pawarta kang disemak. kesimpulan yaiku rumusan cerkak saka loro utawa luwih pernyataan kang handuweni hubungan. Nyimpulake pawarta berarti nanggepi pernyataan-pernyataan ana ing pawarta. Nalika menehi tanggepan sampeyan bisa ngutarake setuju utawa ora setuju marang pawarta kang nembe dirungokake.

Bab-Bab kang kudu digatekake nalika menehi tanggapan yaiku:
1. Tanggapan iku sak mestine disampekake mawa uraian kang cekak, padhat lan disusun kanthi apik.
2. Permasalaham utawa bab kang ditanggapi kudu cetha
3. Tembung-tembung lan ukara sing digunakake kudu gampang dingerteni utawa dipahami
4. Tanggapan iku kudu diwenehi alesan kang logis, bisa uga ditambahi fakta lan bukti-bukti kang relevan(nduweni Hubungan)

Nanggepi pawarta iku kudu evaluatif lan objektif. Evaluatif tegese menehi penilaian, objektif tegese pawarta kang ditampa kanthi apa anane.

Baca Selengkapnya >>>